Thursday, 16 May 2013


BAGIAN 2 : JADI JUARA DI EVENT PERTAMA

               
Seperti yang kita ketahui, SEO adalah sebuah perlombaan yang baru pertama kali ini diadakan di SMAKER. Tentu saja, ini menjadi sebuah angin segar bagi siswa – siswi yang ingin unjuk gigi dalam bidang Bahasa Inggris. Apalagi jika menjadi sang pemboyong piala pada acara ini. Wah, pasti menyenangkan bukan…? Lalu bagaimana dengan para juara SEO tahun ini…?

Salah satu bidang yang diperlombakan dalam acara ini adalah story telling. Lomba  ini cukup dinantikan dan sangat menghibur. Dan juara story telling kali ini jatuh pada Wahid Syaifudin, rekan kita dari kelas X-8.

Ternyata, cowok kelahiran 28 Juni 1997 ini hanya memerlukan waktu 3 hari untuk persiapannya loh! “Latihannya baru 3 hari. Teksnya cari di internet. Soalnya waktunya juga mepet.” Terangnya. Tapi, walau dengan persiapan yang singkat, Wahid tetap bersemangat dan optimis dapat memenangkan kejuaraan ini. Patut di contoh nih…

Saat ditanya soal kesulitan, Wahid mengaku cukup kewalahan untuk menghayati perannya dalam cerita yang dia bawakan, ‘Legenda Surabaya’. “Cukup kesulitan untuk menghayati perannya. Apalagi waktu latihannya juga tidak terlalu panjang.” Katanya. Lalu, bagaimana Wahid dapat mengatasi kesulitan itu…?

“Karena ingin menang, jadi harus total.” Ujar Wahid singkat. Memang tidak mengherankan jika Wahid dapat memenagkan kejuaraan kali ini. Dia sebelumnya pernah menjuarai lomba sejenis saat masih duduk di bangku SMP. “Alhamdulillah…” Dia pun mengucap syukur.

Berbeda dengan Wahid yang memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan lomba, juara pertama News  Presenter, Deavina Thalita, malah sebenarnya tidak terlalu tertarik untuk mengikuti SEO kali ini.

“Awalnya tidak terlalu tertarik. Karena aku sendiri juga belum pernah mengikuti lomba seperti ini.” Ujar cewek cantik yang biasa disapa Thalita ini. Walaupun awalnya kurang tertarik, tapi karena desakan dari teman – teman dan wali kelasnya, Bu Dwi, akhirnya Thalita bersedia mengikuti lomba ini.

Hebatnya, Thalita hanya menghabiskan waktu dua hari untuk berlatih. “Latihannya cuma dua hari. Yang pertama waktu  dikasih teks, yang kedua waktu hari H.” Terangnya. Ya, walaupun hanya dua hari berlatih, Thalita telah berhasil menyabet piala SEO tahun ini. Bagaiman tanggapannya?

“Gimana ya. Tidak senang sampai yang berlebihan. Tapi tetap bersyukur lah…” Jawabnya. Rekan kita dari kelas XI IA 2 ini juga memberikan saran untuk acara SEO. “Kalau bisa, SEO tahun depan lebih dimeriahkan lagi. Agar nanti peminatnya semakin banyak.” Tambahnya.

Saran yang sama juga datang dari Zuyyina, teman kita yang berhasil memenangkan kejuaraan Speech. “Lombanya perlu ditambah lagi. Agar nanti pesertanya semakin banyak. Terus acaranya juga menjadi lebih menantang.” Jelasnya.

“Kan lomba kali ini cuma Speech, Story Telling sama News Presenter. Kalau bisa, ditambah lagi lomba – lomba bahasa Inggris yang masih jarang diadakan. Misalnya, menyanyi bahasa Inggris. Itu nanti kan artikulasi sama lafalnya bisa dijadikan poin penilaian.” Usul teman kita dari XI IA 3 ini. Tentang mengikuti lomba Speech, Zuyyina mengaku ini baru pertama kalinya dia lakukan.

“Baru pertama kali ikut lomba – lomba seperti ini. Pertama sih, gugup. Tapi, setelah melihat penampilan dari lima penampil pertama di babak penyisihan, rasanya sudah tidak gugup lagi. Apalagi saat di babak final. Rasanya bisa lega, tidak gugup sama sekali.” Ungkapnya. Lho, kok bisa?

“Karena, saat kita melihat penampilan teman – teman kita, kita bisa tahu kekurangan – kekurangan mereka. Nah, dengan mengetahui kekurangan itu, kita bisa mengetahui, bahwa hal tadi jangan sampai ada pada kita.” Terangnya lebih lanjut.

Setiap pemenang memiliki kisah yang berbeda – beda dibalik kemenangan mereka. Tapi yang jelas, mereka telah membuktikan bahwa kemampuan mereka memang tidak diragukan lagi. Selamat untuk para pemenang!
Categories: